• 58Aset
  • 7Berita
  • 0Jadwal
  • 0Pengumuman
Berita Detail
Pemkot dan DPRD Baubau "Belajar" Pengelolaan Aset di Bogor

Guna memaksimalkan pengelolaan aset dan pelayanan terpadu di Kota Baubau maka Pemkot Baubau yang diwakili Drs LM Arsyad Hibali M Si selaku asisten I Setda Kota Baubau, staf ahli Ir Muslihi M Si, kepala badan kominfo dan pengolahan data Kota Baubau Drs Sadarman M Si, kepala kantor pelayanan perizinan terpadu Kota Baubau Drs MZ Amril Tamim M Si, kepala satuan polisi pamong praja Hasan Ginca SE M Si, Sekretaris Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aaset Daerah Kota Baubau Asrahu Mahmud SE M Si, Kabag Hukum Muh Hardy SH M Si, Kabag Tapem Drs Munawar serta DPRD Kota Baubau yang dipimpin Wakil ketua DPRD Kota Baubau La Ode Yasin Mazadu beserta ketua dan anggota komisi I melakukan kajian antar daerah di Kota Bogor Rabu (28/7).

Kepala badan kominfo dan pengolahan data Kota Baubau Drs Sadarman M Si melalui telepon selularnya Sabtu (317) mengungkapkan, Kota Bogor yang dipilih oleh Pemkot dan DPRD Baubau untuk melakukan kajian antar daerah karena dinilai berhasil menerapkan pengelolaan aset terkait regulasi peraturan daerah dan mekanisme pembentukan tim teknis pelayanan satu atap. Apalagi, kondisi dan letak geografis Kota Bogor hampir sama dengan Kota Baubau sehingga memang sangat tepat untuk dijadikan acuan dalam memaksimalkan pengelolaan aset dan pembentukan pelayanan satu atap.

Sadarman berharap dengan adanya regulasi yang sama maka bisa diterapkan di Kota Baubau yang memiliki karakter sama dengan Kota Bogor. Sehingga, ke depan pengelolaan aset dan pelayanan perizinan dapat ditingkatkan terutama terpenting adalah regulasi sehingga akan bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Sadarman, kajian antar daerah Pemkot dan DPRD di Kota Bogor Rabu (28/7) yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Baubau La Ode Yasin Mazadu dan Asisten I Setda Kota Baubau Drs LM Asryad Hibali M Si diterima langsung oleh Asisten III Setda Bogor mewakili Walikota Bogor H Eddy Wasra SH M Si di ruang pertemuan kantor Walikota Baubau. Eddy Wasra pun memberikan penjelasan panjang lebar terkait keberhasilan Kota Bogor menerapkan regulasi pengelolaan aset dan pelayanan terpadu sehingga selain Kota Baubau sudah ada 112 Kabupaten/Kota di Indonesia yang melakukan kajian di Kota Bogor.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kota Baubau La Ode Yasin Mazadu kata Sadarman, lebih banyak mengutarakan mengenai permasalahan yang dihadapi di Kota Baubau seperti masalah aset serta regulasi peraturan daerah yang dinilai berhasil dihadapan Asisten III Setda Kota Bogor Eddy Wasra SH M Si."Kedatangan kami untuk mempelajari pengelolaan aset daerah, pengelolaan radio publik, pelayanan periklanan serta mekanisme pembentukan pelayanan satu atap di Kota Bogor untuk diterapkan di Baubau,"ujar Sadarman menirukan pernyataan wakil ketua DPRD Kota Baubau La Ode Yasin Mazadu. SAID IDU

Back